• home

Tips Praktis Google Play Store Bagi Pengguna Ponsel Android

Bagi para pengguna Android pastinya sudah tidak asing dengan pasar aplikasi yang satu ini. Ya, Google Play Store adalah salah satu produk resmi Google sebagai portal aplikasi Android. Semua aplikasi yang tersedia seperti aplikasi, game, film maupun TV, buku maupun majalah, dan masih banyak lagi.

Google Play sebenarnya bukan hanya berhubungan dengan konten saja, namun juga merupakan sebuah alat yang sangat berharga dalam pengelolaan berbagai perangkat Android Anda, seperti pengaturan pemberitahuan untuk aplikasi dan layanan, memungkinkan pembaruan perangkat lunak otomatis, dan personalisasi pengalaman Android Anda.

Berikut ini kami akan menyampaikan beberapa informasi mengenai Tips lebih praktis ketika menjelajahi Google Play Store bagi pengguna ponsel Android.


1. Kelola perangkat Anda melalui Web

Selain mengakses Google Play store pada perangkat, Anda juga dapat mengakses Google Play melalui browser Web Anda. Tampilan web yang bagus menawarkan berbagai pilihan yang tidak tersedia di toko aplikasi berbasis Android lainnya, termasuk kemampuan untuk melihat dan mengelola semua perangkat Android terkait dengan akun Google Anda .

Untuk melihat semua daftar perangkat Android Anda, silakan kunjungi Google Play di play.google.com. Klik pada pilihan konten dalam menu vertikal di sisi kiri untuk melihat ikon Pengaturan yang terlihat seperti gerigi kecil di bagian pojok kanan atas layar Anda. Klik ikon tersebut untuk melihat daftar perangkat yang terdaftar. (Jika Anda tidak melihat ikon Pengaturan , cobalah memilih opsi konten lain dari menu konten)

Untuk mengubah nama perangkat dalam daftar, klik Edit option, ketik nama baru di kolom nickname, lalu klik Update untuk menyimpan perubahan.

2. Mengelola preferensi e-mail dan notifikasi pada perangkat

Pada layar Pengaturan Google Play juga memungkinkan Anda memperbarui preferensi email Anda dan pengaturan pemberitahuan. Buka pengaturan dasar web Google Play, gunakan proses yang dijelaskan di atas, dan kemudian scroll ke bawah hingga ke bagian bawah layar, setelah itu Anda akan melihat dua kotak centang.

Jika Anda ingin menerima berita dan promosi dari Google Play, centang pada kotak pertama. Jika Anda ingin menerima notifikasi email dari pengembang untuk mendapat umpan balik pada aplikasi yang Anda gunakan, centang pada kotak kedua.

3. Ulasan pemesanan, pelaporan masalah, dan permintaan pengembalian uang

Untuk melihat daftar terpenting dari semua transaksi pembayaran Anda di Google Play Store, Anda dapat melakukannya dengan langkah-langkah berikut:
klik Settings pada ikon Play Store, jangan sampai keliru!
Jangan memilih opsi Pengaturan > klik Pesanan Saya.

Daftar perintah akan memberikan informasi perincian mengenai konten spesifik yang telah Anda beli ataupun download, termasuk nama lengkap item, harga, tanggal transaksi, jenis konten, dan status (lengkap, dibatalkan, dikirim, atau apa pun) . Untuk memfilter daftar pembelian Anda berdasarkan jenis konten, silakan coba gunakan menu Orders di sudut kiri atas (di atas daftar pembelian).

Untuk melaporkan masalah terhadap sebuah atau beberapa aplikasi, produk atau jasa, atau untuk meminta pengembalian dana, silakan cari pembelian tertentu dalam daftar pemesanan dan pilih salah satu yang sesuai keinginan Anda berdasarkan nama yang tertera di dalam daftar tersebut. Satu set tiga titik vertikal akan muncul di sebelah kanan nama. Klik titik-titik tersebut dan pilih opsi Report a Problem.

Nantinya akan muncul jendela popup baru dengan menu drop-down dan satu set pilihan khusus untuk jenis konten. Pilih opsi yang sesuai dari menu, dan Anda akan melihat daftar resolusi yang memungkinkan. Jika saran tidak membantu, mengisi bidang teks dengan detail yang tepat dan mengirimkan permintaan Anda. Anda akan menerima beberapa jenis penerimaan email setelah mengirimkan permintaan tersebut.

4. Lindungi sandi pesanan Anda

Ini adalah ide yang baik untuk melindungi sandi Anda di Google Play Store. Hal ini dimaksudkan agar untuk menghindari pembelian yang tidak diinginkan atau tidak disengaja yang dilakukan oleh orang lain yang sering menggunakan perangkat Anda.

Untuk mengaktifkannya, silakan buka aplikasi Google Play pada perangkat Android Anda, kemudian tekan tiga titik vertikal di pojok kanan atas layar Anda, lalu pilih Settings. Pada bagian kontrol pengguna, Anda akan melihat sebuah kotak. Masukkan sandi (password) dan konfirmasi untuk mengaktifkan pengaturan tersebut.

Setelah mengaktifkan proteksi sandi, Anda akan diminta untuk memasukkan sandi Anda setiap kali Anda melakukan pembelian di Google Play Store. Anda dapat melakukan pembelian tambahan tanpa memasukkan kembali sandi Anda dengan jangka waktu hingga 30 menit setelah pembelian terbaru sukses dilakukan.

Beberapa perangkat mengaktifkan proteksi sandi secara default. Jika proteksi sandi dalam keadaan dicentang (dalam kotak kecil), maka akun Anda sudah dilindungi sepenuhnya.

5. Perbaruan otomatis pada aplikasi Google Play Anda

Pada pengaturan pembaruan aplikasi di Google Play dalam perangkat Anda memungkinkan secara otomatis memperbarui beberapa aplikasi dan permainan, sehingga Anda tidak perlu lagi memperbaruinya secara manual.

Untuk mengaktifkan opsi ini juga pastinya akan mengurangi jumlah potensi gangguan terhadap pemberitahuan update yang Anda terima. Untuk mengaktifkan pembaruan aplikasi otomatis ini, klik ikon Menu (tiga titik vertikal) di sudut kanan atas aplikasi Google Play Android Anda dan pilih Settings.

Di bawah bagian umum, Anda akan melihat opsi untuk Pembaruan aplikasi atau Auto-update apps. Pilih  opsi itu dan konfirmasi pada jendela baru yang muncul nantinya.

6. Menambahkan widget untuk aplikasi baru secara otomatis

Widget merupakan salah satu hal terpenting terkait aplikasi Android. Widget membawa fitur aplikasi ke layar awal Android Anda untuk tampilan cepat. Dan Google Play memungkinkan Anda secara otomatis menambahkan widget ke layar awal Anda untuk setiap aplikasi baru yang Anda download, dengan asumsi bahwa aplikasi sudah terinstall dan telah menjadi widget di perangkat Android Anda.

Jika Anda sering men-download banyak aplikasi, pengaturan ini mungkin sedikit ribet, namun hal itu merupakan sebuah cara yang bagus untuk menentukan aplikasi memiliki widget dengan cepat, maupun widget-widget tersebut berguna bagi Anda atau tidak. Ketika ingin menghapus widget yang tidak diinginkan pun sangatlah mudah .

Untuk mengaktifkan opsi ini, silakan buka aplikasi Google Play, pilih ikon menu tiga titik di sudut kanan atas layar ponsel Anda, dan pilih Settings. Lalu isi kotak di sebelah Auto-app widgets di bagian General.

7. Penyaringan konten Google Play

Google Play menawarkan sejumlah pengaturan filter konten yang memungkinkan Anda untuk membatasi jenis aplikasi yang dapat didownload melalui akun Anda.

Untuk melihat dan mengubah pengaturan konten tersebut, silakan buka aplikasi Google Play, klik ikon menu tiga titik dan pilih Settings. Pada bagian bawah Kontrol Pengguna (User Controls), pilih opsi Penyaringan Konten (Content filtering). Dalam hal ini Anda dapat menyesuaikan pengaturan tersebut dengan mencentang atau menghapus centang di bagian samping lima pilihan filter di bawah 'Allow apps rated for'.

Untuk rincian mengenai setiap pengaturan konten, kunjungi terkait halaman dukungan Google.

8. Telusuri aplikasi baru dan mengirimkannya ke perangkat Anda dari Web

Terkadang lebih mudah mencari aplikasi Android, game atau media baru dengan menggunakan browser Web Anda daripada menggunakan aplikasi mobile. Jika Anda menggunakan kedua ponsel Android dan tablet Android, maka Anda dapat menggunakan antarmuka Web Play untuk mengirim aplikasi baru dan konten ke perangkat tertentu dengan lebih cepat dan mudah.

Ketika Anda menemukan sebuah aplikasi atau pilihan download lain yang sekiranya membuat Anda tertarik saat menggunakan antarmuka Web, tekan Install atau tombol Beli pada halaman download tersebut. Setelah log in ke akun Google, Anda akan diarahkan ke jendela dan melihat tampilan berisi daftar hak akses aplikasi.

Dan di bagian bawah kotak terlihat menu daftar semua perangkat Android yang terkait dengan akun Anda. Pilih perangkat yang ingin Anda kirim suatu aplikasi dan konfirmasi download. Jika Anda ingin men-download aplikasi untuk beberapa perangkat, ulangi proses di atas tadi, tapi kali ini memilih perangkat lain dari menu drop-down.

9. Hapus (remove) perangkat dari menu

Semua perangkat Android yang terhubung ke akun Anda akan muncul di daftar Google Play Anda, tetapi Anda dapat menghapusnya dari menu tersebut dengan memodifikasi pengaturan Visibilitas Anda. Misalnya, jika ponsel terakhir Anda adalah Samsung Galaxy S3, tapi Anda baru saja memperbarui ke Samsung Galaxy S4 dan tidak lagi menginginkan yang lama muncul ketika Anda men-download aplikasi baru dalam antarmuka Web, maka Anda dapat menghapus yang lama tersebut dengan mudah.

Gunakan antarmuka Web, silakan buka menu Settings. Pada halaman My Devices, di bawah kolom Visibilitas, hapus centang pada kotak di samping perangkat atau perangkat yang ingin dihapus dari menu. Kemudian, refresh halaman tersebut dan pastikan bahwa kotak masih dicentang.

Cara Mengamankan Ponsel Android Kamu dari Serangan Virus Mematikan

Keamanan sistem android saat ini masih rentan terhadap serangan virus yang mematikan. Selain mengganggu sistem operasi dari kinerja ponsel android kamu, juga dapat merusak ponsel Android kamu secara total hingga tidak dapat digunakan lagi. Ini merupakan dampak dan akibat paling fatal yang ditimbulkan dari serangan virus.

Selain virus, terdapat juga sistem perusak lainnya seperti malware dan bug yang intensitas serangannya masih lemah. Namun, serangan malware dan bug jangan sesekali dianggap remeh. Jika tidak ditangani secepatnya, malware dan bug lama kelamaan akan menjadi virus yang mematikan sistem di ponsel Android kamu.

Beberapa penyebab rentannya suatu ponsel Android diserang virus sangat bervariasi. Salah satunya pengguna tidak terlalu menghiraukan keamanan ponsel mereka. Hal ini sering terjadi pada pengguna baru yang masih tidak begitu mengerti tentang seluk-beluk sistem Android.

Khusus bagi pengguna baru ponsel Android, sebaiknya tanyakan kepada si penjual yang mengerti masalah keamanan sistem Android untuk diaktifkan segera agar dapat mengantisipasi serangan virus sejak dini.

Nah, berikut ini saya sampaikan beberapa informasi mengenai:

Cara mudah mengamankan ponsel android kamu dari serangan virus mematikan


#1: Wajib menginstal aplikasi dari developer terpercaya

  • Bagi pengguna ponsel Android, berhati-hatilah dalam mendownload aplikasi yang akan diinstal ke ponsel kamu, khususnya tempat kamu mendownload aplikasi tersebut. Saya menyarankan untuk mendownload semua aplikasi di Google Play Store, Samsung Apps, atau Amazon.

    Selain keamanannya terjamin juga aplikasi tersedia merupakan dari developer terpercaya. Memang masalah harganya agak melambung alias mahal dari yang lain, namun keamanan aplikasi di ketiga pasar aplikasi tersebut sangat terjamin.

    Jangan sekalipun mendownload aplikasi apapun selain di Google Play Store, terkecuali situs tersebut memang menyediakan aplikasi dari developer terpercaya. Namun, selain di Google Play Store, aplikasi yang tersedia sebagian besar dari developer tidak terpercaya, sehingga memungkinkan terdapat virus berbahaya di dalam aplikasi tersebut.

#2: Selektif dan teliti dalam memilih aplikasi yang ingin diinstal

  • Ada pepatah mengatakan bahwa "tidak ada yang sempurna di dunia ini". Pepatah ini menggambarkan pada pasar aplikasi terpercaya seperti Google Play Store. Seketat apapun keamanannya, pasti mempunyai kelemahan.

    Nah, kelemahan tersebut dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyimpan aplikasi-aplikasi berbahaya. Secara otomatis, aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut dengan mudahnya bisa dijangkau oleh user ponsel Android. Dari gambaran tersebut, kamu dituntut harus berhati-hati dan selektif dalam memilih aplikasi yang akan kamu download.

    Saat ini, semakin banyaknya aplikasi bajakan di Google Play Store memungkinkan akan membahayakan ponsel Android para pengguna yang mendownload di situs tersebut. Bisa jadi, aplikasi bajakan yang kamu download itu terdapat kode khusus yang sangat berbahaya yang bertujuan untuk mencuri data-data pribadi Anda.

    Oleh sebab itu, sebelum mendownload suatu aplikasi, sebaiknya untuk membaca dengan seksama penjelasan dari aplikasi tersebut. Jika serasa cukup meyakinkan, silakan download. Tapi, jika serasa ada yang mencurigakan dari penjelasan aplikasi tersebut, sebaiknya jangan didownload.

#3: Setting "Verify Apps" untuk pengamanan lebih ponsel Android

  • Sistem android versi lawas hingga yang terbaru sebenarnya sangat rentan terhadap serangan malware maupun virus, mulai dari android versi 2.1 hingga android versi 5.0. Dalam hal ini, user sebaiknya men-setting keamanan di ponsel masing-masing.

    Langkah-langkah untuk men-setting keamanan di ponsel kamu yaitu:
    Setting > Security > centang Verify Apps

    Settingan keamanan ponsel Android tersebut berfungsi sebagai pengingat bagi user ketika setiap kali user ingin menginstal aplikasi apapun dalam perangkat mereka. Dengan pengingat ini memungkinkan user ponsel Android lebih waspada terhadap aplikasi-aplikasi yang mencurigakan alias bajakan.

#4: Update sistem Android kamu secara berkala

  • Dengan mengupdate sistem Android kamu secara berkala memungkinkan kinerja sistem Android pada ponsel kamu akan lebih responsif dan nyaman dalam penggunaannya.

    Langkah-langkahnya yaitu: Setting > About phone > System updates

#5: Instal aplikasi antivirus (opsional)

Sebenarnya menginstal aplikasi antivirus kurang begitu penting dalam sistem Android, karena memakan kapasitas RAM yang agak besar sehingga mengakibatkan kinerja sistem Android kamu menjadi "lemot". Namun, demi keamanan ekstra untuk ponsel Android kamu, sebaiknya instal 1 aplikasi antivirus untuk mengantisipasi serangan dari malware maupun virus. Kamu bisa mendapatkannya di Google Paly Store, tersedia banyak sekali aplikasi antivirus di sana.

Tapi, saya merekomendasikan untuk kamu agar memilih aplikasi antivirus terbaik dan terpercaya dalam menangani malware dan virus di ponsel android kamu.
  1. Avast! - https://play.google.com/store/apps/details?id=com.avast.android.mobilesecurity
  2. Dr. Web - https://play.google.com/store/apps/details?id=com.drweb
  3. F-Secure - https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fsecure.ms.dc
*****

Dari kelima tips di atas memungkinkan ponsel Android yang kamu punya menjadi lebih aman dari serangan virus. Sebaiknya, terapkan kelima tips di atas dengan baik dan benar agar ponsel Android yang kamu punya bisa bertahan lama untuk penggunaan jangka panjang.

Sekian informasi dari saya mengenai Cara mudah mengamankan ponsel android kamu dari serangan virus mematikan. Semoga informasi ini dapat membantu kamu semua, khususnya bagi pengguna ponsel Android.

Sekian dan Terima Kasih! :)

Munculnya Nexus 6 Dibanderol Harga Cukup Fantastis

Pengumuman resmi mengenai peluncuran Nexus 6 kini ikut meramaikan berita pasaran gadget dunia. Peluncuran Nexus 6 membawa kesan tersendiri bagi para peminat gadget. Pada pengumuman tersebut, pihak Google dan Motorola menyampaikan janji mereka bahwa untuk minggu depan yang tepatnya pada tanggal 29 Oktober nanti proses pre-order akan membuka untuk Nexus 6 ini.

Di situs Google Play Store tersebut memaparkan pemesanan untuk phablet Nexus 6 ini resmi dibuka pada tanggal 29 mendatang. Ini akan menjadi pre-order yang hebat bagi pihak Google dan Motorola, karena banyaknya para peminat phablet ini yang telah menanti kehadirannya sejak lama.


Mengenai spesifikasi Nexus 6, berikut review singkatnya:
  • Ukuran layar 6 inch beresolusi QHD (2560 x 1440 piksel) dengan kerapatan 496 ppi
  • Sistem operasi Android 5.0 Lollipop
  • Chip Qualcomm Snapdragon 805 berkecepatan 2,65GHz
  • Prosesor Quad-Core Krait 450
  • Kapasitas RAM sebesar 3GB
  • Kamera utama beresolusi 13MP f/2.0 dengan Double LED Flash
  • Kamera depan beresolusi 2 megapiksel
  • Baterai berkapasitas 3220 mAh

Mengenai harga, Nexus 6 memiliki 2 varian dengan harga yang berbeda pula. Varian pertama adalah varian 32GB yang dibanderol dengan harga sekitar $649 atau sekitar Rp.7,7 juta. Untuk varian kedua yaitu varian 64GB dibanderol seharga $699 atau sekitar Rp.8,3 juta.

Kedua varian phablet ini memiliki harga yang sangat fantastis, ya setidaknya para pembeli harus memiliki dana lebih untuk mendapatkan Nexus 6 ini.

Menurut saya sih harga yang dipasang memang cukup tinggi, namun harga tersebut sebanding dengan fitur, kualitas, tampilan, kecanggihan, dan peforma yang dimiliki oleh Nexus 6.

Semua pernak-pernik yang dimiliki Nexus 6 ini memang terbaik dari yang terbaik (Best of the best).

Harga Sony Smartwatch 3 Sangat Fantastis dan Menggelegar

Di tahun 2014 ini, Sony sangat rajin berinovasi dalam menciptakan gadget-gadget canggih nan berkualitas. Kali ini, Sony menciptakan sebuah jam tangan canggih bernama Sony Smartwatch 3 yang beroperasi menggunakan sistem Android Wear, di mana operasi sistem tersebut khusus menyediakan dan memberikan informasi bagi penggunanya.

Saat ini, jam tangan pintar ini hadir di Google Play Store dalam bentuk review saja. Dilihat dari penampilan yang menarik serta elegan itu membuat Sony Smartwatch 3 mulai menarik minat para pengguna gadget di seluruh dunia.

Sony Smartwatch 3 saat ini masih belum dirilis secara resmi oleh pihak Sony. Dengan status "Coming Soon" ini sebenarnya merupakan strategi dagang sebuah perusahaan dalam memperkenalkan produknya sekaligus mulai memikat para pengguna gadget.

sumber gambar: www.teknoup.com
Khusus di Indonesia, waktu rilisnya jam tangan pintar ini masih belum dapat dipastikan secara jelas, dikarenakan kurangnya informasi dari pihak Sony terkait pernyataan perilisan gadget pintar ini.

Untuk perilisan di pasar gadget dunia pun masih belum pasti kapan waktunya. Tidak ada yang menjamin perkiraan kapan Sony Smartwatch 3 ini dirilis secara resmi.

Terkait peluncuran resminya yang pastinya tak lepas dari harga yang dibanderol. Namun, perkiraan harga untuk sebuah jam tangan pintar ini ya sekitar $250 atau 3 jutaan. Sebenarnya, ini kali pertamanya pihak Sony menyisipkan sistem operasi Android Wear pada perangkat gadget ciptaannya.

Lain halnya dengan generasi sebelumnya, jam tangan generasi ketiga yang diciptakan Sony ini merupakan jam tangan pintar yang lebih mumpuni terkait fitur dan peformanya. Ini akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi pihak Sony terhadap inovasi terbarunya dalam memikat hari pengguna gadget.

Berbicara masalah sebuah gadget pastinya tak lepas dari spesifikasi gadget tersebut. Sony Smartwatch 3 memiliki jenis layar Transflective LCD seluas 1.6 inch dengan resolusi 320x320 piksel. Mengenai memori yang ditanamkan pun tak kalah canggih dengan yang lain, yaitu dibekali memori internal sebesar 4GB.

Prosesornya pun terbilang cukup mumpuni sekelas jam tangan pintar, yaitu prosesor Quad-Core berkecepatan 1,2GHz.

Dibekali pula dengan kapasitas baterai yang cukup besar, yaitu sebesar 420mAh. Selain itu, Sony SmartWatch 3 ini dibekali sertifikasi IP68 dan aplikasi Walkman yang dapat dibeam via NFC-Bluetooth.

Semua sistem dan perangkat yang dibekali Sony Smartwatch 3 sangat patut dipertimbangkan terkait minat pengguna gadget. Untuk sekelas smartwatch, Sony Smartwatch 3 ini lebih tinggi setingkat dibanding smartwatch lainnya.

Keinginan Lenovo Mengakuisisi Blackberry Sangat Besar

Munculnya kabar terbaru dan terhangat dalam persaingan dunia gadget antara dua vendor gadget ternama, yakni Lenovo dengan Blackberry. Kabarnya, dalam waktu dekat ini BlackBerry Ltd. akan diakuisisi oleh Lenovo Group Limited.  Meskipun kabar tersebut belum dapat dipastikan atau masih 'ngambang', isu ini sempat menjadi bahan perbincangan sengit di dunia tekno dan gadget.

Pada minggu lalu, terdapat isu lain terkait masalah ini bahwa perusahaan Blackberry asal Kanada tersebut telah menerima laporan dari perusahaan Lenovo asal Tiongkok tentang pengajuan suatu tawaran pengakuisisian.

Tawaran akuisisi yang diajukan Lenovo itu berupa pembelian saham yang nominalnya bisa dikatakan lumayan besar, yakni sekitar $15-$18 per lembar saham BlackBerry.

Keinginan Lenovo untuk join bersama Blackberry sangatlah tinggi yang ditinjau dari besarnya peluang dalam mendominasi persaingan pasar gadget dunia.

Sebenarnya, sudah lama isu ini muncul, hanya saja baru-baru ini saja isu tersebut telah mencapai klimaksnya. Berbagai tanggapan pro dan kontra dari pakar pengamat tekno dan gadget maupun masyarakat mulai bermunculan terkait isu Lenovo yang sudah setahun yang lalu mengincar Blackberry itu.

Wong Wai Ming yang posisinya sebagai CFO Lenovo itu pernah membuat pernyataan yang mengatakan bahwa perusahaan Blackberry sangat berpotensi besar dalam menciptakan peluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dalam persaingan di pasar gadget dunia. Pernyataan yang dituturkan oleh CFO Lenovo sejak Januari 2013 lalu itu otomatis ingin memberikan kesempatan untuk menerima tanggapan dari perusahaan Blackberry.

Namun sayang, Lenovo merasa agak sedikit kecewa, karena hingga saat ini pihak perusahaan Blackberry belum memberikan pernyataan dan tanggapan secara resmi kepada pihak Lenovo. Hingga kini, pihak Lenovo sendiri pun masih menunggu jawaban dari Blackberry terkait pernyataan dari CFO Lenovo.

Dalam penantian Lenovo terhadap jawaban Blackberry yang tak kunjung ditanggapi, akhirnya penantian Lenovo berujung mengecewakan (untuk sementara). Hal ini disebabkan adanya laporan bahwa ditutupnya potensi pengakuisisian Blackberry oleh pihak Lenovo yang dikeluarkan oleh pemerintah Kanada.

Alasan pemerintah Kanada memberikan laporan tersebut dikarenakan permasalahan antara kedua perusahaan gadget ternama tersebut mulai mempengaruhi sistem keamanan nasional. Maka dari itu, permasalahan akuisisi Lenovo terhadap Blackberry akhirnya ditutup. Dari laporan tersebut, kecilnya potensi Lenovo untuk mengakuisisi Blackberry di kemudian hari.

Permasalahan ini sebenarnya masih belum sepenuhnya berakhir. Bisa saja suatu saat nanti, pihak perusahaan Blackberry berubah pikiran dan berniat untuk bergabung bersama pihak Lenovo. Jelas sekali bahwa hal ini akan menguntungkan kedua belah pihak, terutama bagi pihak Lenovo sendiri, yang mana akan menciptakan peluang baru yang sangat besar dalam sejarah perusahaan Lenovo.

Selain menciptakan peluang baru, Lenovo dan Blackberry telah siap mendominasi pasar gadget dunia yang otomatis mengalahkan perusahaan gadget lainnya yang saat ini berada di atas angin.

3 Situs Jual Beli Online Terpopuler di Indonesia 2014

Rasanya tidak sah jika tidak membahas topik yang satu ini. Betapa tidak? Sekarang ini, seiring pengaruh perkembangan teknologi yang semakin pesat, toko online adalah salah satu ide yang paling solutif dalam mengembangkan usaha para pedagang offline agar dikenal oleh pengguna yang aktif di dunia internet.

E-commerce atau toko online yang kini mulai menjadi pusat perhatian para online shoppers, meningkatkan popularitas toko online tersebut. Sebelum melakukan transaksi pembelian di toko online, pastikan Anda mengetahui informasi secara jelas tentang profil, kontak admin, alamat toko offline tersebut, dan lainnya. Hal ini bertujuan agar Anda tidak TERTIPU dengan produk yang Anda beli saat melakukan transaksi.

Selain itu, pastikan pelayanan dari toko online tersebut sangat baik, artinya admin/pengurus toko online tersebut menanggapi secara cepat terhadap para pelanggan yang datang. Kebanyakan interaksi pelayanannya melalui Yahoo Messenger, atau dalam bentuk lainnya.

Nah di tahun 2014 ini, kami akan memberikan informasi seputar 3 situs jual beli online yang paling populer di Indonesia. Kami akan memberikan review singkat pada setiap masing-masing toko online terpopuler berikut.

3 Situs Jual Beli Online Terpopuler di Indonesia 2014


#1: OLX (www.OLX.co.id)

OLX adalah salah satu situs jual beli online yang paling populer di Indonesia. Dengan kedudukannya sebagai peringkat pertama, OLX mampu bersaing dengan baik dengan menyingkirkan para pesaing lainnya. OLX juga memiliki saham terbesar dengan dana sekitar lebih dari $50 juta atau sekitar Rp500 Milyar.

Awalnya, nama situs ini adalah TokoBagus.com. Pasalnya, salah satu investornya yang bernama Naspers itu bertujuan ingin menguatkan brand OLX.co.id dengan mengakuisisi nama Tokobagus. Alasan lain pergantian nama menjadi OLX.co.id, yaitu meningkatkan dan mengoptimalkan keuntungan jaringan iklan dari advertiser (pemasang iklan).

Memang terdengar kabar bahwa ketika masih memakai nama tokobagus, keuntungan yang didapat masih belum sesuai harapan. Maka dari itu, dengan berganti nama sekaligus menguatkan popularitas dan kualitas brand OLX.co.id, Naspers dan yang lainnya menanamkan harapan besar terhadap keuntungan yang didapat dari perubahan tersebut.

#2: Kaskus Indonesia (www.kaskus.co.id)

Pada posisi kedua ditempati oleh Kaskus Indonesia. Awlanya, Kaskus merupakan situs forum online terbesar di Indonesia. Namun, dengan melihat peluang dunia internet yang semakin menguntungkan, Kaskus pun tumbuh berkembang menjadi salah satu situs e-commerce atau jual-beli online terpopuler Indonesia.

Simplenya, jika para pengguna mendaftar sebagai member dengan tujuan untuk berdagang online, maka postinglah artikel (thread post) di forum berkategori yang sesuai produk yang Anda promosikan. Maka, proses transaksi jual beli barang-barang pun laris di sana. Jika Anda hanya ingin berbagi informasi di Kaskus, cukup memposting artikel (thread) sesuai kategori yang tersedia.

#3: Berniaga (www.berniaga.com)

Posisi ketiga berhasil diduduki oleh Berniaga.com. Sebenarnya, Berniaga.com hampir sama dengan OLX, yang merupakan situs jual beli online yang mempertemukan langsung penjual dengan pembeli secara online tanpa adanya tindak penipuan. Berniaga juga adalah salah satu pesaing terberat OLX, namun sayangnya Berniaga tak mampu menduduki peringkat pertama dan tersingkir oleh OLX.

Menurut kami, penyebab kalahnya persaingan dalam hal popularitas Berniaga terhadap OLX adalah saham yang dimiliki dari dana para investor tidak sebesar OLX, dan kurangnya peminat advertiser di situs Berniaga. Kurangnya minat advertiser terhadap situs Berniaga.com ini dikarenakan keterbatasan kategori pemasangan iklan yang tersedia di situs tersebut. OLX lebih unggul dan lebih lengkap dalam hal ketersediaan kategori pemasangan iklan. Wajar saja Berniaga kalah saing dengan OLX.co.id.

Selain itu, omset keuntungan yang didapat Berniaga lebih rendah dari pendapatan OLX. Tapi, tetap saja Berniaga.com itu situs jual beli paling TOP #3 di Indonesia :)

Mencegah Serangan Virus BadUSB

Virus BadUSB baru-baru ini menjadi salah satu topik hangat yang diperbincangkan oleh para pakar teknologi dan ahli keamanan dunia. Serangan virus BadUSB menjadi suatu ancaman baru bagi pengguna USB. BadUSB merupakan sebuah malware berbahaya yang dapat merusak sistem gadget Anda.

Malware berbahaya tersebut masih belum mendapatkan penawar oleh para pakar peneliti keamanan cyber dalam pembasmiannya.

tekno.liputan6.com
Akibat yang ditimbulkan dari serangan virus BadUSB adalah malware tersebut mengambil alih kendali sistem USB secara penuh, lalu mengarahkan lalu lintas web penggunanya atau bahkan mengubah file yang ada di dalam USB serta menyebarluaskan serangannya ke PC host.

Menurut David, salah satu peneliti dari antivirus Kaspersky Lab mulai angkat bicara dan memberikan pernyataan singkat terkait serangan malware jahat tersebut. Berikut kutipan pernyataannya:

"Salah satu hal yang bisa disebabkan oleh malware ini ialah dia mengeksploitasi celah buatannya di perangkat terinfeksi dan mempublikasikannya. Celah itu akan memberikan penyerang akses penuh atas perangkat lain yang terhubung ke perangkat keras dan lunak yang sudah terinfeksi dan risikonya lebih besar," kata David Emm, peneliti dari Kaspersky Lab.

Ini akan menjadi berita buruk yang berkepanjangan. Pasalnya sampai saat ini, para pakar peneliti keamanan cyber masih belum bisa memecahkan kode dari serangan malware BadUSB tersebut.

tekno.liputan6.com
Tapi, Anda tak usah terlalu khawatir memikirkan hal tersebut. Serangan malware yang dapat mengubah perangkat USB jadi perangkat berbahaya itu ternyata masih bisa ditanggulangi asalkan belum terlambat.

Kami akan menyampaikan beberapa informasi terkait Cara mencegah serangan virus BadUSB tersebut. Berikut tipsnya :)
  1. Dalam penggunaan USB flashdisk, usahakan jangan sembarangan mencolokkan USB yang tidak jelas asal-usulnya.

    Meskipun flashdisk USB tersebut milik rekan atau teman Anda sendiri, belum tentu flashdisk tersebut bersih dari malware BadUSB. Solusinya adalah izinkan USB flashdisk yang terpercaya saja untuk mengakses komputer atau perangkat mobile Anda.
     
  2. Jangan gunakan USB bekas atau pemberian karena berpotensi memberi akses kepada software berbahaya kepada perangkat Anda.
     
  3. Tetap awasi perangkat atau komputer Anda, jangan sampai perangkat Anda terbuka tanpa pengawasan. Berdasarkan penjelasan tim Security Response di Symantec, hal itu perlu dilakukan karena BadUSB membuat dirinya tidak muncul dan tersembunyi di dalam USB. Selain itu, teknologi anti-virus tradisional tidak bisa memeriksa driver yang sedang berjalan di dalam USB.

Untuk sementara, ketiga tips di atas adalah antisipasi paling bagus dan tepat untuk menghindari serangan virus BadUSB. Sebelum ditemukannya cara ampuh menetralisir perangkat yang sudah terinfeksi BadUSB oleh para peneliti, pastikan Anda melakukan ketiga tips di atas dengan baik dan benar.
Diberdayakan oleh Blogger.